donggeng

diajang itu
aku lalui berdiri
antara waras dan
gila-gilaan aku
ter-ulang hilang
serta kepala
berperang
akal dan hati

barangkali
doa dendam ku
menyulut nikmat dia ..
lagi sajakku cipta
untuk berduka ..

tersenggut jiwa ku
berkata ikrar dimungkiri
dan selamanya
aku ampuni.

12/3/17


No comments:

Post a Comment